REVIEW OBAT HERBAL CETHO UNTUK DAYA TAHAN TUBUH
Review Obat Herbal Cetho Untuk Daya Tahan Tubuh
Obat
herbal adalah bagian dari pengobatan tradisional yang memiliki sejarah panjang.
Menurut World Health Organization, pengobatan tradisional terbentuk dari pengetahuan, keterampilan, dan praktik berdasarkan teori, keyakinan, serta pengalaman dari budaya yang berbeda-beda. Pengobatan tradisional terkadang memiliki penjelasan ilmiah, tetapi ada pula yang tidak punya bukti ilmiah apa pun. Obat alami ini dapat digunakan untuk menjaga kesehatan, pencegahan, diagnosis, hingga pengobatan penyakit fisik ataupun mental. Sementara itu, obat herbal sendiri meliputi jamu yang mengandung bahan aktif dari bagian-bagian tumbuhan. Obat herbal biasanya baru memberikan manfaat jika Anda minum rutin dalam jangka panjang. Hanya saja, jangan lupa perhatikan dosis dan waktu penggunaan jamu jika Anda sedang menggunakan obat lain. Anda tidak boleh minum obat alami sebelum obat medis untuk menghindari risiko interaksi senyawa kimia. Sebaiknya konsumsi obat herbal 1-2 jam setelah obat medis. Jamu atau racikan herbal berguna untuk menjaga kesehatan, pemulihan penyakit, atau menurunkan risiko dari penyakit, bukan untuk menyembuhkan. Jadilah konsumen yang cerdas dan pilah-pilih mana obat alami yang aman untuk dikonsumsi. Jangan terbutakan oleh rayuan iklan yang bombastis. Sejak dulu, obat tradisional atau disebut juga dengan obat herbal, telah dipercaya untuk mengobati berbagai penyakit. Beberapa waktu belakangan, banyak orang kembali memilih obat-obatan herbal untuk mengatasi masalah kesehatan mereka. Bukan tanpa sebab, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa popularitas obat herbal berhasil menembus zaman dan masih mejadi pilihan hingga
sekarang.
Rekomendasi Orang Tua
Banyak
generasi muda tertarik untuk mencoba obat herbal karena
ada rekomendasi dari generasi sebelumnya, misalnya orang tua atau keluarga
lainnya yang lebih tua. Pengalaman mereka menjadi sebuah referensi yang cukup
dipercaya sehingga ada kecenderungan ingin mencoba dan membuktikan sendiri.
Khasiat Teruji
Khasiat obat herbal juga
sudah dibuktikan. Masing-masing bahannya memiliki manfaat kesehatan, baik saat
dikonsumsi secara terpisah maupun digabungkan. Misalnya saja jeruk nipis yang
berkhasiat meredakan radang, madu untuk menekan batuk yang biasa kambuh pada
suhu dingin , thymi yang dapat membantu mengeluarkan dahak, serta jahe yang
bisa menghangatkan serta melegakan pada tenggorokan.
Minim Efek Samping
Obat
herbal dibuat dari bahan-bahan rempah alami. Hal ini berbeda dengan obat
non-herbal yang komposisinya mengandung zat kimia. Meskipun keduanya sama-sama
dapat mengobati penyakit dan sudah teruji aman untuk dikonsumsi, namun bagi
sebagian orang, obat herbal dianggap
minim efek samping sehingga pengguna merasa lebih aman dan nyaman.
Harga Terjangkau
Secara
umum, obat-obatan herbal memiliki harga yang lebih terjangkau. Hal ini
dikarenakan bahan-bahannya berasal dari tanaman-tanaman yang mudah didapatkan
di sekitar kita. Kemudahan mendapatkan bahan baku dan pengolahannya yang
relatif lebih sederhana membuat harga obat herbal relatif
terjangkau.
Praktis Dikonsumsi
Kesan
yang menunjukkan bahwa mengonsumsi obat herbal tidak
praktis, rasanya sudah tak berlaku lagi. Saat ini obat-obatan herbal telah
banyak diproses secara modern sehingga mendapatkan ekstrak dari bahan-bahan
alami tersebut. Untuk mengobati batuk misalnya, Anda bisa mencoba obat yang
mengandung kombinasi dari Madu, Thymi, Jahe, Akar kayu manis, Cabe Jawa,
Kencur, Daun Sirih, Daun Sembung, Jeruk Nipis, Biji Pala, dan Peppermint oil.
Kombinasi ini baik untuk meredakan batuk, melegakan tenggorokan dan bekerja
tanpa ngantuk.

Komentar
Posting Komentar